Kamera sekali pakai itu seru karena orang nggak mikirin pose yang kaku, hasilnya apa adanya dan candid. Tapi kalau beli kamera film fisik ribet: mahal, harus dibagiin ke meja satu-satu, dikumpulin lagi, terus dicuci cetak.
Tjitrakala mindahin serunya momen itu ke HP tamu. Tinggal tempel stiker QR di meja acara, tamu scan langsung jepret. Nggak perlu download aplikasi apa pun dan nggak usah bikin akun.
Tiap tamu ada kuota jepretannya biar fotonya nggak asal spam, dan semua foto otomatis ngumpul di galeri acara. Begitu acara selesai beberapa hari kemudian, galerinya kebuka dan bisa langsung di-share link-nya ke grup WhatsApp.
Semua alurnya saya bangun sendiri dari depan sampai belakang: sistem akun host, hitungan harga paket per tamu, bayar otomatis via QRIS/VA, invoice email, QR siap cetak, sampai urusan servernya.
Cukup scan QR code lewat browser bawaan HP, kamera langsung kebuka tanpa login atau registrasi sama sekali.
Sengaja nggak dibikin preview berulang-ulang dan jatah jepretannya dibatesin, jadi suasananya berasa kayak bawa kamera film beneran.
Disusun rapi di PostgreSQL supaya data host, acara, tamu, dan fotonya tetap aman terisolasi.
Status pembayaran disinkronkan otomatis lewat webhook payment gateway, paket langsung aktif detik itu juga.